PPDB Jawa Barat, Tanpa Sistem “Down”

BANDUNG, DISDIK JABAR- Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat 2018 berjalan lancar. Dari sisi information technology (IT) pun dapat dipastikan tidak ada sistem “down”. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Tim IT PPDB Jawa Barat, Nono Suwarno. Walaupun sempat dikeluhkan verifikasi data melalui aplikasi PPDB sedikit lambat, Nono mengatakan hal tersebut dikarenakan sekolah lebih berhati-hati dalam proses upload data pendaftar.

“Tahun ini sekolah lebih berhati-hati dalam memproses data pendaftar, sehubungan dengan adanya beberapa pilihan jalur baru dan tuntutan sistem untuk mengentri data pendaftar dengan benar. Sehingga proses verifikasi lebih lama,” ujar Nono pada Kamis, 7 Juni 2018.

Verifikasi data pendaftar yang melalui aplikasi bertujuan untuk memastikan data yang calon peserta didik berikan akurat. data pendaftar yang akan akan terverifikasi merupakan data pendaftar yang sudah lengkap. Setelah melakukan pendaftaran, calon peserta didik baru dapat melihat data mereka di website resmi kurang lebih satu jam setelahnya. 

Reload data webnya setiap 1 jam. Bahkan sekarang data pendaftar yg udah tampil di web 90.000 lebih,” ujar Nono. 

Sementara itu, sampai hari ketiga, terdapat 87.209 pendaftar PPDB Jawa Barat dengan rincian sebagai berikut. Jumlah pendaftar PPDB jenjang SMA dengan jalur Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sebanyak 21 pendaftar, jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) sebanyak 19.599, jalur Penghargaan Maslahat Guru (PMG) sebanyak 3.272, jalur Prestasi sebanyak 4.878 pendaftar, dan jalur Warga Penduduk Setempat (WPS) sebanyak 26.951. Jumlah keseluruhuan pendaftar jenjang SMA adalah 54.721 pendaftar. 

Sedangkan untuk jumlah pendaftar PPDB jenjang SMK dengan jalur ABK sebanyak 10 pendaftar, jalur KETM sebanyak 20.351 pendaftar, jalur PMG sebanyak 597 pendaftar, jalur Prestasi sebanyak 1.862 pendaftar, dan jalur WPS sebanyak 9.668 pendaftar. Jumlah pendaftar jenjang SMK adalah 32.488 pendaftar.***