Belajar Langsung dari Pakar Seni

BANDUNG- Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang menyelenggarakan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Gerakan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Kesenian, serentak di seluruh Indonesia.GSMS merupakan salah satu program kerjasama antara seniman dan sekolah untuk melatih siswa-siswi SD, SMP, SMA dan SMK mengenai seni budaya. Untuk wilayah Jawa Barat, Kendikbud bekerja sama dengan Balai Pengembangan Bahasa dan Kesenian Daerah (BPBKD) Dinas Pendidikan Provinsi.  

Menurut Kepala BPBKD Husen R. Hasan, program ini dilaksanakan dalam bentuk ekstrakulikuler sehingga tidak mengganggu pelajaran intrasekolah. Jadwalnya dilakukan satu minggu dua kali dengan durasi 2 jam di setiap pertemuan. Program itu direncanakan sebanyak 27 kali.

“Hal yang penting adalah minat anak. Nantinya anak dilatih selama tiga bulan dan kemampuannya akan dipertontonkan,” ujar Husen.

Husen mengaku telah menerima laporan kemajuan yang pesat di  Kab. Karawang. Sudah ada sejumlah anak yang awalnya belum bisa berkesenian, tapi kini sudah berani tampil.  Husen mengatakan cabang seni yang dipilih untuk diajarkan merupakan kesenian yang sesuai dikembangkan di lingkungan sekolah. Kesenian yang dipilih adalah seni rupa, seni musik, seni teater, seni tari dan seni media baru.
Ke depan, Husen menyebutkan akan dibuat rumusan yang dapat melibatkan lebih banyak seniman dan sekolah. Para seniman itu akan dikontrak selama tiga bulan. Selain itu, evaluasi juga dilakukan. 

Program ini dilaksanakan dalam rangka menanamkan kecintaan dan wawasan yang lebih luas tentang karya seni budaya sehingga dapat memperkuat karakter para peserta didik. Hasil kegiatan ekstrakurikuler dapat dipresentasikan dalam bentuk pameran/pementasan dengan melibatkan publik (guru, tenaga pendidik, komite sekolah, masyarakat di sekitarnya) untuk diapresiasi.(MAR)