Penandatanganan NPHD BOS Triwulan I tahun anggaran 2018

BANDUNG - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB Swasta se-Jawa Barat melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Bantuan Operasional Sekolah (BOS), di Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Rajiman Nomor 6, Kota Bandung, Jawa Barat.

Penandatanganan NPHD BOS SD-SMP Triwulan I tahun anggaran 2018, dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota se-Jawa Barat dilaksanakan pada Rabu 31 januari 2018. Sementara itu, untuk penandatanganan NPHD BOS SMA, SMK, dan SLB Swasta Triwulan I tahun anggaran 2018 dilaksanakan pada hari Rabu hingga Kamis, 31 Januari hingga 1 Februari.

Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Firman Adam mengatakan dengan diterimanya dana BOS, dan BPMU diharapkan tidak ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah.

“Dengan diterimanya dana ini, maka diharapkan tidak ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Mohon didorong, dimotivasi, serta diedukasi, baik kepada siswanya maupun orang tuanya agar semua anak usia sekolah itu bisa diterima di sekolah, khusus anak dari keluarga tidak mampu. Biayanya dijamin oleh sekolah” ujarnya di sela-sela acara penandatanganan.

Ia menegaskan, anak yang berasal dari keluarga yang tidak mampu, tidak boleh dipungut biaya sekolah. Untuk itu diadakan beasiswa mul dari pemerintah hingga luar negeri. Ia pun menyebutkan, dari sisi Angka Partisipasi Kasar (APK) di awal 2017, Jawa Barat masuk pada posisi angka 76,62%.

Pada kesempatan tersebut, ia berharap agar semua Kepala Sekolah sepakat bahwa ketika akan menandatangani NPHD untuk BOS Triwulan I tahun 2018, berarti sudah siap dengan segala ketentuan yang ada. Hal ini termasuk mematuhi segala peraturan yang berlaku, pedoman, serta surat edaran yang mengatur tentang pengelolaan dana BOS.

Firman menyampaikan, perihal petunjuk teknis (juknis) yang akan selesai secepatnya. Meski demikian, draft final petunjuk teknis sudah selesai.


“Tinggal menunggu juknis dari pusat. Ketika uang diterima di rekening sekolah, juknisnya selesai. Jadi Bapak/Ibu  tinggal mempelajari dan melaksanakanya saja,” tutupnya.