Inilah Suasana Hari Terakhir Pendaftaran PPDB

BANDUNG, DISDIK JABAR- Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat tahap pertama berjalan lancar. Pada 4 Juni lalu, pendaftaran PPDB 2018 dibuka untuk empat jalur antara lain, Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), Penghargaan Maslahat Guru (PMG) dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Warga Penduduk Sekitar (WPS), dan Prestasi. 

Beberapa sekolah mengakui pada hari terakhir pendaftaran PPDB justru siswa yang mendaftar tidak terlalu banyak seperti hari-hari pertama. Seperti suasana pendaftaran PPDB SMK Negeri 1 Rancah Ciamis. Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Rancah Ciamis, Joko Marioto mengatakan, pada hari terakhir calon peserta didik hanya diminta melengkapi berkas yang kurang. 

“Para siswa diantar gurunya dari sekolah. Mereka dibimbing dan rata-rata diantar dua kali untuk mendaftar. Hari ini para siswa hanya melengkapi berkas-berkas yang kemarin masih kurang,” ujar Joko melalui video conference, pada Jumat, 08 Juni 2018.

Joko menegaskan, walaupun sempat ada kendala koneksi internet di sekolah, ia mengatakan pelaksanaan pendaftaran PPDB tahun ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Dari sisi petunjuk teknis, jumlah pendaftar, dan lainnya berjalan baik.

“Memang dari sisi sarana prasarana kami masih kurang, tapi secara keseluruhan, pelaksanaan PPDB berjalan lancar. Harapan-harapannya seluruh jalur terpenuhi, dan semuanya aman,” jelas Joko. 

Salah satu pendaftar jalur WPS di SMK Negeri 1 Rancah Ciamis, Irma Damayanti mengatakan dirinya tidak mengalami kesulitan saat mendaftar. Menurutnya, informasi PPDB ia dapat dari sosialisasi yang dilakukan di sekolahnya dulu. Saat mendaftar pun Irma didampingi oleh gurunya.

“Tidak ada kendala. Saya juga memilih halur WPS di sini. Karena rumah deket,” ujar Irma. 

Selain itu, suasana pendaftaran di SMA Negeri 24 Bandung tidak berbeda jauh dengan SMK Negeri 1 Rancah Ciamis. Salah satu panitia PPDB SMA Negeri 24 Bandung, Suparno mengatakan, jumlah pendaftar hari terakhir jauh berkurang. 

“Tidak seperti hari pertama dan kedua yang membludak. Hari terakhir ini sepi-sepi saja,” ujar Suparno.***