Pemprov Jabar Jamin Semua Anak Bisa Sekolah
Sekda Jabar yang juga Ketua Panitia PPDB 2019, Iwa Karniwa bersama Kadisdik Jabar, Dewi Sartika dan Kadisdukcapil, Heru Suherman pada acara "JAPRI" di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 27, Rabu (8/5/2
Pemprov Jabar Jamin Semua Anak Bisa Sekolah
Oleh Nizar Al Fadillah
08 Mei 2019, 18:54 WIB    220 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Iwa Karniwa menjamin seluruh calon peserta didik yang akan mengikuti PPDB tingkat sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB) diterima di seluruh sekolah di Jabar. 

"Penyelenggaraan pendidikan adalah proses memenuhi hak dasar masyarakat. Oleh karena itu, dalam PPDB tahun ini akan kita upayakan semua anak bisa sekolah," ujarnya, pada acara "Jabar Punya Informasi" (JAPRI) di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 27, Rabu (8/5/2019). Dalam acara tersebut, hadir pula Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil), Heru Suherman. 

Sekda menjelaskan, jumlah sekolah negeri di Jabar tak bisa menampung seluruh calon peserta didik. Ia mencontohkan, SMA negeri saat ini hanya mampu menampung 34% dari total calon peserta didik yang tahun ini lulus sekolah menengah pertama (SMP). Sehingga, 64% lainnya akan diupayakan melanjutkan ke sekolah swasta.

"Kita telah koordinasikan juga kepada seluruh penyelenggara sekolah swasta agar terus mendorong peningkatan kualitas dan mampu memberi pelayanan terbaik bagi siswa," katanya. 

Hal senada diungkapkan Kadisdik. Ia memastikan seluruh sekolah dapat menampung calon peserta didik yang berjumlah sekitar 740 ribu. "Jika sekolah negeri sudah memenuhi kuota, akan dialihkan ke swasta. Kita yakin banyak sekolah swasta yang memiliki kualitas bagus di Jabar," ungkapnya.

Kadisdik menegaskan, orang tua siswa tidak perlu khawatir mengenai pembiayaan di sekolah swasta. Karena, meskipun berstatus sekolah masyarakat, namun sebagian besar sekolah swasta telah mendapatkan dana tunjangan dari pemerintah. Seperti, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

"Jadi, sekolah swasta juga berkewajiban menerima maksimal 20% calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu," pungkasnya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar