Jabar Sabet Peringkat 3 Kompetisi "Hairdressing" LKS 2019
Siswi SMKN 9 Bandung, Erna Nitasari meraih peringkat 3 dalam kompetisi "hairdressing" pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional 2019 di Sleman City Hall, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jabar Sabet Peringkat 3 Kompetisi "Hairdressing" LKS 2019
Oleh Riska Y. Imilda
16 Juli 2019, 09:31 WIB    73 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Bandung, Erna Nitasari menyabet peringkat 3 dalam kompetisi hairdressing pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional 2019 di Sleman City Hall, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hairdressing adalah proses memotong rambut atau membentuk gaya rambut guna mengubah kombinasi pewarnaan dan pemotongan gaya rambut yang sedang tren saat ini.

Proses Erna mengikuti kompetisi ini cukup panjang. Selain bersaing dengan berbagai perwakilan daerah lain, Erna juga harus melewati tahapan seleksi di setiap kelas. Guru pembimbing hairdressing, Nawal Said mengatakan, awalnya ada beberapa siswa yang diunggulkan kemudian mereka diuji pangkas dan sanggul hair styling

"Akhirnya, pihak sekolah memilih Erna karena kemampuannya lebih baik dibandingkan siswa lain,” ujarnya saat dihubungi Selasa (16/7/2019).

Setelah dipastikan menjadi perwakilan sekolah, Erna pun diikutsertakan dalam perlombaan tingkat provinsi. Latihan rutin pun dilakukan sambil dibantu para alumni yang berpengalaman di bidang hairdressing.

“Erna pun berhasil meraih juara 1 tingkat provinsi. Berkat itu, ia berhak mengikuti kompetisi tingkat nasional mewakili Jawa Barat dalam LKS 2019,” tuturnya.

Nawal Said menilai, Erna cekatan, cepat tanggap dan cepat dalam pengerjaan, kreatif serta tekun. "Jika siswa cekatan maka penguji pun akan memberi poin lebih. Sehingga, saat latihan pihak sekolah mencoba melatih kecepatan waktu Erna. Selain itu, Erna juga unggul dari segi lainnya," ujarnya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar