437 Siswa Baru SMKN 1 Bandung Ikuti PLS
Sebanyak 437 siswa baru SMKN 1 Bandung mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah (PLS) di Aula SMKN 1 Bandung, Jln. Wastukencana No. 3, Kota Bandung, Selasa (16/7/2019).
437 Siswa Baru SMKN 1 Bandung Ikuti PLS
Oleh Nizar Al Fadillah
16 Juli 2019, 12:16 WIB    167 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR – Sebanyak 437 siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bandung mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah (PLS) di Aula SMKN 1 Bandung, Jln. Wastukencana No. 3, Kota Bandung, Selasa (16/7/2019). Kegiatan PLS tersebut diisi berbagai macam kegiatan, dengan melibatkan pihak luar sekolah sebagai pemberi materi.

Wakil Kepala SMKN 1 Bandung Bidang Kesiswaan, Rahmat Riyadi mengatakan, beberapa penyampaian materi bekerja sama dengan pihak luar, antara lain penanggulangan penyalahgunaan narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), tata tertib berlalu lintas oleh Polrestabes Kota Bandung, pendidikan kesehatan remaja oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Balaikota Bandung, dan sekolah ramah anak oleh Satuan Tugas Sekolah Ramah Anak (Satgas SRA). 

Sedangkan materi pendidikan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, keluarga sadar hukum, budaya literasi serta pengenalan kurikulum dan pengenalan kegiatan ekstrakurikuler disampaikan pihak sekolah.

“Di beberapa materi, kita berdayakan guru dan tenaga pendidik yang ada di sekolah yang memang memiliki kompetensi di bidangnya. Sedangkan beberapa materi lainnya, sesuai petunjuk teknis PLS, kita menjalin kerja sama dengan pihak lain,” ungkap Rahmat.

Rahmat menegaskan, untuk mengantisipasi pelaksanaan PLS berjalan tanpa ada perpeloncoan, perundungan atau senioritas, pihaknya tidak melibatkan siswa atau kakak kelas dalam proses pemberian materi. Keseluruhan panitia PLS diisi oleh guru dan tenaga pendidik sekolah. 

“Kita melibatkan siswa hanya untuk membantu persiapan. Tidak ada kontak langsung antara kakak kelas dengan siswa baru sehingga ini bisa meminimalisasi kekhawatiran atas hal-hal yang tak diinginkan,” tuturnya.

Pada pelaksanaan PLS, lanjut Rahmat, sekolah pun sama sekali tidak menginstruksikan siswa membawa persyaratan yang aneh atau tidak memiliki nilai edukasi. “Kita hanya mewajibkan mereka membawa alat tulis, perlengkapan salat, dan membawa makan minum dari rumah. Tidak ada persyaratan yang aneh,” jelasnya. 

Rahmat berharap, melalui kegiatan PLS ini, seluruh siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan baik dan merasa nyaman serta aman dalam menuntut ilmu. “Melalui PLS juga kita ingin menggali minat dan bakat siswa serta mengasahnya melalui berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan sekolah,” pungkasnya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar