Mengoptimalkan Tugas Kasubag TU di Sekolah
Mengoptimalkan Tugas Kasubag TU di Sekolah
Diposting oleh Siti Maryam Delina F
22 Maret 2018, 00:00 WIB    27 views       Bimbingan Teknis

 KAB. BANDUNG BARAT, DISDIK JABAR - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Firman Adam membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Anggaran pada Satuan Pendidikan SMAN, SMKN dan SLBN di Jawa Barat di Grand Hani Hotel, Jalan  Raya Lembang KM.12, 1 No.15, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin-Rabu (19-28/3/2018).   Acara tersebut diikuti oleh peserta berjumlah 813 Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) yang dibagi menjadi enam kloter. 

Hadadi mengungkapkan, dengan mengikuti bimbingan teknis ini Kasubag TU diberikan pemahaman, khususnya mengenai kewenangan dan tugas Kasubag TU di Sekolah. Kasubag TU bersifat memberikan dukungan kepada satuan pendidikan dengan cara membantu Kepala Sekolah  dalam berbagai bidang, diantaranya bidang administrasi sekolah, bidang tata kelola keuangan, bidang aset, dan pelaporan.    

“Kasubag TU harus selaras dengan Kepala Sekolah, khususnya membantu di berbagai bidang,” ujarnya.               

Hal senada disampaikan Sekertaris Dinas Pendidikan Jabar. Menurutnya, Kasubag TU harus bersinergi dengan Kepala Sekolah. Tugas Kasubag TU ini diatur dalam Undang-undang Sistem Pendidikan SMA Nomor 20 Tahun 2003, kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010, hingga Peraturan Menteri.

“Silahkan dipelajari semuanya. Di sana diatur bahwa Kepala Sekolah sebagai puncak pemimpin di satuan pendidikan. Untuk itu sinergitas keduanya harus terjalin dengan baik,” jelasnya.     

Selain itu, mengingat pengelolaan keuangan sekolah yang bersumber dari banyak pihak dan bersifat unik, Firman mengatakan tugas Kasubag TU harus memiliki kemampuan menyusun perencanaan anggaran yang tepat. 

“Seorang Kasubag TU bahkan harus bisa melebihi Kasubag Perencanaan. Khususnya Bagaimana menyusun perencanaan anggaran. Karena pemasukan keuangan sekolah itu bisa dikatakan unik sekali. Ada APBN, APBD, ada juga yang dari Kabupaten/Kotanya ikut membantu, Bantuan Keuangan Khusus (BKK),” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Laporan, Hendra Kusuma Sumantri sekaligus Ketua Acara tersebut mengatakan, tujuan dilaksanakannya bimbingan teknis ini adalah untuk meningkatkan tata kelola dan manajemen pendidikan pada satuan pendidikan. Karena tata kelola yang baik akan membawa perubahan yang baik pada dunia pendidikan. 

Diantaranya, pertama mampu memberikan pengetahuan kepada pihak di luar pemerintah, kepada masyarakat agar sinergi antara pengemban pendidikan dan stakeholder-nya. Kedua, memiliki komitmen yang kuat dengan pihak lainnya kepada masyarakat. Ketiga, mengembangkan sistem pertanggung jawaban yang tepat. Yang terakhir adalah meningkatkan peran dari kasubag TU di sekolah di satuan pendidikan.    


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar