"Runtuh", Desain Iqbal Peraih Juara I di FLS2N SMA Tingkat Provinsi Tahun 2019
Siswa SMAN 11 Garut, Mohammad Iqbal Indra Prasatria menyabet juara 1 dalam Kategori Desain Grafis pada Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA Tingkat Provinsi 2019.
"Runtuh", Desain Iqbal Peraih Juara I di FLS2N SMA Tingkat Provinsi Tahun 2019
Oleh Nizar Al Fadillah
13 Agustus 2019, 14:11 WIB    156 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Iqbal sungguh tak menyangka dirinya bisa menyabet juara 1 dalam Kategori Desain Grafis pada Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA Tingkat Provinsi Tahun 2019. Kemenangannya itu benar-benar di luar ekspektasi. Praktis, karyanya tersebut bakal mengantarkannya ke tingkat nasional.     

“Saya enggak nyangka sama sekali. Soalnya, dari Garut belum pernah ada yang juara di bidang ini. Alhamdulillah, saya senang sekali,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa (13/8/2019). 

Hal tersebut menjadi torehan spesial bagi siswa bernama lengkap Mohammad Iqbal Indra Prasatria ini. Karena, ia menjadi pemenang lomba desain grafis pertama yang berasal dari Kabupaten Garut. 

Runtuh

Siswa SMAN 11 Garut itu mengungkapkan, desain grafis yang berjudul "Runtuh" itu menceritakan fenomena hoax yang beredar luas di media sosial. Ia pun menggambarkan ide tersebut dengan perumpamaan jenga (suatu permainan santai yang memerlukan keahlian mental dan fisik, red). “Ibarat jenga, kebenaran itu berada di bagian paling bawah. Ketika kebenaran dicabut maka pendidikan dan prestasi di bagian atas akan runtuh,” tuturnya.  

Ide tersebut tak serta-merta hadir begitu saja. Iqbal mengaku mendapat banyak masukan dari pembimbingnya yang juga Pembina Ekstrakurikuler Sinematografi SMAN 11 Garut, Abi Laksono. 

“Ide pertama datang dari Pak Abi. Kemudian, saya explore dan dikembangkan berdasarkan pemikiran saya, kira-kira mau seperti apa gambarnya,” ungkapnya.

Iqbal pun bertekad mengerahkan seluruh kemampuan di FLS2N tingkat nasional untuk mengharumkan nama Jabar. “Harus diedankeun karena warga Jabar itu kudu wanian,” ujarnya bersemangat. 

Menurut Abi Laksono, Iqbal termasuk anak yang sangat mahir dari segi teknis (penguasaan software). Namun, ada aspek lain yang harus diperhatikan oleh Iqbal agar karyanya bisa lebih optimal, yakni aspek estetika. Mulai dari layouting, pemilihan warna, tipografi, dan filosofis karya. 

“Iqbal juga mau menerima koreksi dan disiplin dalam proses bimbingan. Ini yang memudahkan proses kreatifnya,” ucapnya. Abi pun akan berupaya memaksimalkan kemampuan Iqbal agar bisa meraih juara di tingkat nasional.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar