Sejarah SMK Negeri Maniis
Sejarah SMK Negeri Maniis
Diposting oleh SAS
08 Maret 2018, 00:00 WIB    22 views       Sejarah

PURWAKARTA - Awal berdirinya SMK Negeri Maniis dilatar belakangi oleh keinginan Bupati Purwakarta saat itu dijabat oleh H. Dedi Mulyadi, guna meningkatkan IPK Kabupaten Purwakarta, maka dibuatlah SK pendirian satap-satap se-Kabupaten Purwakarta. Salah satunya adalah SMKN Maniis yang terintegrasi dengan SMPN 1 Maniis. Seiring berjalannya waktu, dan kebijakan dari pemerintah No. 23 tahun 2014 tentang pelimpahan pengelolaan SMA/SMK yang dilimpahkan pengelolaannya ke pemerintah Provinsi yang awalnya dikelola oleh Kabupaten/Kota. 

Pada tanggal 1 Januari 2017 SMKN Maniis resmi dikelola oleh Provinsi Jawa Barat. Pada awal berdirinya SMKN Maniis, jurusan yang ditawarkan adalah program keahlian Teknik Mesin (Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri), Teknik Otomotif (Teknik Kendaraan Ringan), dan Administrasi Perkantoran. 

Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dibuktikan dengan banyaknya siswa/siswi yang melanjutkan pendidikan dari SMP/ Madrasah Tsanawiyah (MTs),  dengan pendaftar pertama sekitar 139 orang.  Pada tahun ajaran 2016/2017 SMKN Maniis mengembangkan jurusan dengan menambah jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Akuntansi dan Teknik Elektronika Industri (TEI). Namun karena peminatnya kurang, maka jurusan yang hingga kini masih beroperasi hanya ada empat yaitu jurusan Teknik Permesinan, Teknik Kendaraan Ringan, Administrasi Perkantoran, dan Teknik Komputer Jaringan. 

Berdirinya SMKN Maniis tak lepas dari perjuangan para perintisnya. Disamping hasil kebijakan Bupati Purwakarta tanggal 26 Mei 2016 Nomor:421/Kep.50Disdikpora/2014 tentang Pemberian Izin Pendirian dan Penyelenggaraan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Maniis Terintegrasi dengan sekolah SMP Negeri 1 Maniis Kabupaten Purwakarta. Terbitnya surat keputusan Bupati tersebut sebagai bukti pertimbangan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) di Kecamatan Maniis memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan mempu bersaing di dunia kerja, mengingat tingkat sadar pendidikan masyarakat di wilayah Kecamatan Maniis yang masih kurang. 

Adapun pihak yang merintis sekolah tersebut hingga saat ini diantaranya: 

  1. Dadang Muhamad Yusuf merupakan kepala SMPN Maniis sekaligus Plt kepala SMK Negeri Maniis.
  2. Farid Mawazi.
  3. Cecep Rusmana. 

Atas perjuagan yang dilakukan pihak-pihak terkait, pada tahun 2015 SMKN Maniis mendapat bantuan pembebasan lahan untuk sekolah seluas 3.4 hektar lebih dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tepat pada bulan September 2016 dilahan tersebut dibangun Unit Sekolah Baru (USB) yang terdiri dari 1 Mushola, ruang Guru, 1 ruang Kepala Sekolah, 1 ruang tata usaha, 1 ruang kesiswaan, 1 ruang Bimbingan Konseling, 1 ruang OSIS, 9 ruang kelas, 1 ruang dapur, dan 3 ruang toilet guru. Pembangunan ini selesai pada bulan Januari 2017, dan pada saat itu pula SMKN Maniis resmi pindah ke bangunan baru. 

Perjuangan para perintis SMKN Maniis tidak berakhir disitu saja. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya bantuan berupa RPS (Ruang Praktek Siswa) dari Dirjen PSMK pada tanggal 15 September 2017, dan RKB sebanyak 2 ruang kelas. Pengecoran lapangan upacara, pemasangan  paving block area parkir, pembentengan sepanjang 100 meter dari pemerintah Provinsi Jawa Barat.  Selain itu juga SMKN Maniis mendapat bantuan kursi siswa sebanyak 360 set, meja guru 7 set, dan meja rapat 2 set.                


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar