Belajar Desain di Grup Facebook, Nadhif Juara Desain Poster Dakwah
Belajar Desain di Grup Facebook, Nadhif Juara Desain Poster Dakwah
Oleh SAS
08 Maret 2018, 00:00 WIB    186 views       Prestasi

BANDUNG – Ahmad Fauzan Nadhif siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 24 Bandung berhasil memenangkan Juara 2 lomba Desain Poster Dakhwah di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) pada 2017 lalu. 

Remaja yang akrab disapa Nadhif ini sudah mengenal dunia desain grafis sejak ia duduk di bangku SMP. Diakuinya ia tidak mengikuti kursus desain, hanya bermodalkan mengikuti grup media sosial facebook yang di dalamnya terdapat tutorial desain. 

“Dari SMP, saya belajar desain grafis. Suka saja kalau saya melihat tampilan digital. Saya tidak mengikuti kursus desain, saya hanya bergabung dengan grup desain di facebook yang di dalamnya menyediakan tutorial desain,” ujar siswa yang bercita-cita melanjutkan studi ke Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Teknologi Bandung (ITB) ini. 

Ia pun menekuni bidang desain grafis khususnya yang berkaitan dengan tema poster dakwah. Pasalnya, ia memiliki keinginan agar bisa mengenalkan agama Islam lebih dekat dan melalui cara yang lebih efisien dan kekinian.  Ia menuturkan, kesulitan ketika ia ditunjuk oleh sekolah untuk mengkuti lomba poster dakwah di UIN. Karena menurutnya, poster harus sesuai dengan tema dan harus ada pesan yang tersampaikan, juga tidak boleh melanggar norma agama.

"Awalnya saya ditunjuk oleh pihak sekolah untuk mengikuti lomba poster dakwah di UIN Sunan Gunung Djati. Jujur saja, saya merasa kesulitan saat mencari konsep yang sesuai dengan temanya,” katanya. 

Selain itu. anak kedua dari dua bersaudara ini menyukai pelajaran Seni Budaya dan Kesenian (SBK). Ia menyebutkan, seni itu tidak hanya indah untuk dilihat namun memiliki makna dibaliknya sebuah karya. Begitu pun dengan mata pelajaran SBK yang mengajarkan hal-hal tentang desain. 

Mengetahui anaknya memiliki bakat di bidang desain, Nadhif beruntung karena didukung juga oleh kedua orang tuanya. Meski awalnya orang tua Nadhif sempat bingung akan pilihan anaknya untuk memiliki FSRD ketika nanti kuliah, akan tetapi keinginan itu akhirnya mendapat resmi orang tua.   

“Orang tua saya awalnya merasa aneh karena saya memilih FSRD. Hal itu karena awalnya saya ingin mengambil jurusan Arsitektur. Tapi orangtua saya tetap mengijinkan karena saya akan memilih jurusan Desain Komunikasi Visual ketikan nanti masuk FSRD,” pungkasnya.


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar