Jabar Angkat Kaulinan Sunda pada Festival Musik Tradisional FLS2N 2019
Siswa SMPN 1 Bogor menyuguhkan musik tradisional pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di Hotel Atria, Jalan Gading Serpong Boulevard, Kota Tangerang Selatan.
Jabar Angkat Kaulinan Sunda pada Festival Musik Tradisional FLS2N 2019
Oleh Nizar Al Fadillah
19 September 2019, 11:08 WIB    171 views       Headline

KOTA TANGERANG, DISDIK JABAR - Lima siswa SMPN 1 Kota Bogor memberi keceriaan dalam pentas yang mereka suguhkan di mata lomba festival musik tradisional Jawa Barat, pada Festival Lomba dan Seni Siswa (FLS2N) Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tingkat Nasional 2019. 

Dalam pentas berjudul "Ranggeuyan Hariring Anu Kuring" itu, mereka mengangkat tema kaulinan Sunda dengan menyanyikan beberapa kawih kaulinan yang diiringi alunan perkusi alat musik tradisional.

Penampilan tersebut sontak meraih tepuk tangan penonton yang hadir di Hotel Atria, Jln. Gading Serpong Boulevard, Kota Tangerang Selatan, Selasa (17/9/2019).

Beberapa kawih kaulinan yang dinyanyikan oleh Muhammad Raika Resandinendra, Shafa Fadhilah Azzahra, Ratu Bazla Batrisyia Sofyan, Tsaniyah Fathma Nur Ramadhani, dan Nuzullul awwal Nur Achmad itu, yakni "Endah Lembur", "Kawih Kaulinan Sakentrung", "Sisindiran", dan "Jajaka Priangan". Adapun alat musik yang digunakan, yaitu gambangan, bedeugan, waditra gambang awi, dan angklung, dipadukan perkusi berupa kitimpring, gembyung, kendang, bedug, dan keprak.

Pendamping tim festival musik tradisional, Syafrul Ulum Laborahima mengatakan, tema kaulinan Sunda sengaja diambil karena sesuai dengan karakter anak. "Konsepnya pun lebih mudah dikembangkan dan memang sesuai dengan anak-anak yang suka bermain. Selain itu, karena budaya Sunda terkenal dengan kawihnya sehingga kita angkat lagu-lagu tersebut sambil diiringi kreativitas anak-anak dalam bermain musik," tuturnya saat ditemui, Kamis (19/9/2019).

Syafrul menuturkan, selain mengasah kemampuan vokal siswanya, untuk penampilan kali ini, ia berupaya agar anak didiknya mampu menguasai berbagai macam alat musik supaya lebih variatif dan mendapat nilai tambah saat pentas. Hasilnya, terlihat dari beberapa koreografi yang ditampilkan, seluruh siswa berputar bergantian menggunakan alat musik. "Satu anak diusahakan bisa memegang (memainkan, red) semua alat musik," ungkapnya.

Ia menilai, siswanya sudah tampil maksimal. "Kekurangannya cuma di sound, tapi untuk permainan dan mental sudah maksimal dan kuat," tegasnya.

Salah seorang peserta, Ratu Bazla Batrisyia Sofyan mengaku lega karena telah tampil di pentas nasional. Ia berharap, kreasi seni yang ia dan temannya lakukan bisa mendapatkan hasil terbaik.

Pemenang FLS2N jenjang SMP akan diumumkan pada Jumat (20/9/2019), dalam acara penutupan yang digelar di Hotel Atria, Kota Tangerang Selatan.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar