Sebanyak 2.885 Sekolah di Jabar Terima BOS Afirmasi dan Kinerja Rp 398 Miliar
Sekdisdik Jabar, Firman Adam dalam kegiatan "Bimbingan Teknis BOS Kinerja dan Afirmasi" di Harris Hotel dan Convention Citylink Bandung, Jln. Peta No. 241, Kota Bandung, Rabu  (9/10/2019).
Sebanyak 2.885 Sekolah di Jabar Terima BOS Afirmasi dan Kinerja Rp 398 Miliar
Oleh Nizar Al Fadillah
09 Oktober 2019, 13:46 WIB    191 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Sebanyak 2.885 sekolah di Jawa Barat (Jabar) akan mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan Kinerja. Total Rp 398 miliar akan diberikan kepada satuan pendidikan yang mendapatkan bantuan tersebut. Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Jabar, Firman Adam dalam kegiatan "Bimbingan Teknis BOS Kinerja dan Afirmasi" yang digelar di Harris Hotel dan Convention Citylink Bandung, Jln. Peta No. 241, Kota Bandung, Rabu  (9/10/2019).

Sekdisdik menjelaskan, 2.885 sekolah tersebut terbagi dua, yakni penerima BOS Afirmasi dan penerima BOS Kinerja. Penerima BOS Afirmasi di Jabar berjumlah 2.424 sekolah, terdiri dari 2.131 SD, 245 SMP, dan 48 SMA/SMK/SLB . Sedangkan penerima BOS Kinerja berjumlah 583 sekolah, terdiri dari 348 SD, 103 SMP, dan 135 SMA/SMK/SLB.

Kedua dana bantuan tersebut, tambah Sekdisdik, memiliki fungsi dan tujuan berbeda. Berdasarkan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 31 Tahun 2019 tentang Juknis BOS Afirmasi dan Kinerja, BOS Afirmasi bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sedangkan BOS Kinerja bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah daerah sebagai bentuk penghargaan atas kinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.

"Untuk BOS Afirmasi akan dioptimalkan untuk mengakses rumah belajar, program pembelajaran berbasis digital yang dibuat oleh Mendikbud. Sedangkan BOS Kinerja diperuntukan bagi pengadaan alat guna menunjang proses pembelajaran," tuturnya.
 
Sekdisdik pun mengimbau seluruh penyelenggara pendidikan di tiap satuan pendidikan agar dapat memastikan proses penerimaan BOS berjalan dengan lancar. Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, seluruh peserta diharapkan mampu memahami petunjuk teknis BOS tersebut. " Saya minta sekolah memberi pemahaman utuh kepada operator yang bertugas di sekolah. Pengorganisasian laporan dicek lagi, bendahara dan pengawas sekolah pun harus ikut membantu," imbaunya.

Sekdisdik berharap, pemberian BOS Afirmasi dan Kinerja ini dapat mendukung peningkatan pencapaian indikator mutu pendidikan, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. "Intinya, output pendidikan itu kualitas siswa. Jadi, kita harus fokus meningkatkan kualitas anak-anak kita," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Teknologi, Informasi, dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) merangkap Plt. Kepala Sub-Bagian Perencanaan Disdik Jabar, Hendra Kusuma Sumantri mengatakan, bimbingan teknis ini diikuti 223 peserta, terdiri dari perwakilan cabang Disdik di 13 wilayah, pengelola BOS di Disdik kota/kabupaten sebanyak 27 orang serta perwakilan SMA/SMK/SLB penerima BOS Afirmasi dan Kinerja 183 orang.

Terdapat tiga narasumber pada kegiatan ini, yakni Subdit Pelaksana dan Pertanggungjawaban Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud serta Biro Umum Kemendikbud yang membahas kebijakan BOS Afirmasi dan Kinerja.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar