Disdik Gelar Rakor Bersama City of Glasgow College Delegations British
Disdik Jabar menggelar rakor bersama pihak City of Glasgow Collage Delegations British dan 14 SMK di Jabar di Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman, Kota Bandung, Rabu (9/10/2019).
Disdik Gelar Rakor Bersama City of Glasgow College Delegations British
Oleh Riska Y. Imilda
10 Oktober 2019, 07:50 WIB    131 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pihak City of Glasgow College Delegations British dan 14 sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jabar yang fokus pada bidang kemaritiman. Rakor ini guna membahas tindak lanjut kunjungan Gubernur Jabar ke Inggris dan Swedia terkait pengembangan SMK di Jabar.  

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Jabar, Dewi Sartika menegaskan, perlu ada pembaharuan dan kolaborasi dalam bidang pendidikan, termasuk melibatkan industri dalam pembelajaran di tingkat SMK. Kehadiran Glasgow salah satu upaya menuju kemajuan pendidikan.

"Kita bisa berkolaborasi dengan pihak Glasgow, di antaranya dalam pelatihan guru, kurikulum serta penelitian guru dan siswa," ujar Kadisdik di Ruang Operation Room Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman, Kota Bandung, Rabu (9/10/2019).

Sementara itu, Nautical Commercial Director, Sleep Fotedar didampingi Associate Director Business and International Partnership, Carla Murray mengatakan, ilmu mengenai kelautan wajib diketahui pihak sekolah, mulai dari sarana dan prasarana, kemampuan pengajar (untuk tenaga pendidik), kurikulum yang diajarkan serta kegiatan belajar mengajar di dalamnya. 

"Saya melihat dunia sudah banyak berubah, namun sangat disayangkan pembelajaran di dalam kelas masih banyak yang menggunakan metode lama," ucapnya.

Seharusnya, lanjut Sleep, guru bisa memberikan sesuatu yang kreatif dalam mengajar, dengan menyesuaikan standar pendidikan. Yang paling penting, di era milenial ini, guru harus bisa menjadi penyebar informasi yang benar, bukan hanya mengajar. Selain itu, bisa membawa suasana menyenangkan dalam kelas dan mengikuti perkembangan zaman.

"Melihat fenomena yang terjadi, lingkungan di luar banyak berubah, tetapi suasana di dalam kelas tak berubah, bahkan terkesan monoton," pungkasnya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar