Program Teaching Factory SMK PPN Lembang Hadir Melalui Gloriosis Cafe
Gloriosis Cafe, hasil teaching factory Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Pembangunan Negeri (PPN) Lembang.
Program Teaching Factory SMK PPN Lembang Hadir Melalui Gloriosis Cafe
Oleh Riska Y. Imilda
30 Oktober 2019, 09:05 WIB    142 views       Headline

BANDUNG,DISDIK JABAR — Program teaching factory Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Pembangunan Negeri (PPN) Lembang dihadirkan melalui Gloriosis Cafe. Langkah ini bagian dari strategi sekolah untuk mengimplementasikan pengetahuan peserta didik mengenai wirausaha pertanian.

Gloriosis Cafe dirancang layaknya kafe milenial di pusat kota, namun semua aktivitas dilakukan oleh siswa SMK PPN Lembang dari tiga jurusan, yakni agrobisnis tanaman pangan dan hortikultura (ATPH), agrobisnis pengolahan hasil pertanian (APHP) serta lanskap pertamanan.

Penanggung Jawab Gloriosis Cafe, Putri Nuristi mengatakan, kafe ini dikelola oleh siswa, mulai dari produksi, pelayanan, manajerial keuangan hingga penataan kafe. "Sekolah hanya memfasilitasi, sisanya siswa yang berkreasi sendiri," ujarnya, Rabu (30/10/2019).

Putri melanjutkan, setiap jurusan diberi kesempatan memamerkan hasil produknya. Salah satunya, APHP yang diberi ruang mengolah hasil pertanian. Seperti, mengolah biji kopi hingga menjadi secangkir kopi yang disajikan untuk pengunjung.

"Selain kopi, siswa juga membuat produk hewani dan nabati. Misalnya, untuk olahan hewani terdapat bakso sedangkan untuk nabati ada keripik kentang," ujarnya.

Kafe yang dibuka setiap hari pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB ini, tambah Putri, semua aktivitasnya dikoordinasi oleh siswa yang bertugas sebagai manajer umum, barista, manajer hewani, manajer nabati, manajer sari buah, dan kasir. "Sehingga, ada 20 orang setiap minggu yang menjadi pelayan. Tugas tersebut dibagi sesuai job desk masing-masing," tuturnya.

Menurut Putri, tujuan berdirinya kafe ini agar siswa bisa mandiri dalam mengembangkan wirausaha di luar pembelajaran. "Setiap anak mempunyai kesempatan yang sama. Mereka hanya perlu terus dilatih dan diberi perhatian. Misalnya, anak yang berposisi sebagai barista diberikan izin mempelajari bidang lain, seperti manajerial. Hal ini dilakukan supaya siswa bisa memahami setiap bidang di wirausaha," paparnya.

Gloriosis Cafe di SMK PPN Lembang resmi dibuka pada Kamis (24/10/2019) dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dewi Sartika. Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik mengatakan, siswa harus bangga menjadi bagian dari sekolah pertanian ini karena bisa mengimplementasikan kegiatan wirausaha pertanian melalui Gloriosis Cafe.

"Kafe tersebut harus dimanfaatkan untuk memamerkan serta menjual hasil produksi siswa berupa makanan, sayuran, dan buah untuk diperjualbelikan di kafe," imbau Kadisdik.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar