Harapan Ketua IGTKI untuk Mendikbud Baru
Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Reni Kusnaeni.
Harapan Ketua IGTKI untuk Mendikbud Baru
Oleh Riska Y. Imilda
05 November 2019, 08:44 WIB    294 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Terpilihnya Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia untuk masa jabatan 2020-2025, membuat masyarakat hingga kalangan akademisi menaruh harapan demi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang.

Usia muda dan latar belakang bukanlah penghalang bagi seseorang untuk berinovasi dalam dunia pendidikan. Hal tersebut diungkapkan Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Reni Kusnaeni. Menurutnya, usia muda menjadi kelebihan Mendikbud baru agar dapat menciptakan perubahan signifikan bagi pendidikan di Indonesia.

"Tidak masalah berapa umur atau latar belakang orang tersebut. Yang penting, ia bisa membawa pendidikan Indonesia menjadi lebih baik," ujarnya, di sela kegiatan workshop Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berlangsung di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Barat, Jln. Talaga Bodas No. 56, Kota Bandung, Senin (4/11/2019).

Reni menambahkan, inovasi dan menata sistem pendidikan Indonesia agar lebih rapi tentu membutuhkan tangan-tangan kreatif anak muda. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul tidak bisa dilepaskan dari sistem pendidikan yang bagus. Oleh karenanya, diperlukan terobosan di bidang pendidikan.

Pendidikan, menurut Reni, bukan hanya menghasilkan insan yang bisa bekerja, tapi juga harus menghasilkan manusia-manusia berkarakter, memiliki rasa nasionalisme tinggi, kreatif dan inovatif serta menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

"Khusus untuk pengembangan PAUD, kami ingin ada pembaharuan dan penanganan terbaik serta perhatian lebih. Karena, dari PAUD-lah seorang anak dibentuk dengan benar," tegasnya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar