Berprestasi dan Melestarikan Budaya Lewat Seni Bela Diri Pencak Silat
Empat siswa SMKN 1 Kota Bandung mencetak prestasi dalam seni bela diri pencak silat.
Berprestasi dan Melestarikan Budaya Lewat Seni Bela Diri Pencak Silat
Oleh Riska Y. Imilda
14 November 2019, 14:57 WIB    209 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR — Wujud cinta terhadap negeri bisa ditunjukkan dengan berbagai cara, termasuk menekuni dan mempelajari seni bela diri pencak silat. Seni bela diri tradisional khas Indonesia ini menarik hati empat siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Bandung.

Keempat siswa tersebut adalah Fadhil Al-Harist, Nisa Hamidah, Sarah Amelia, dan Dwi Ariani Lestari. Mereka tak hanya menunjukkan kecintaanya terhadap olahraga bela diri ini, tapi juga memberikan kebanggaan bagi sekolah.

Ini dibuktikan dengan beberapa gelar juara yang ditorehkan mereka dalam berbagai kejuaraan pencak silat. Di antaranya, juara I dan 3 Kejuaraan Pencak Silat Bekasi Open Challenge 1V 2018, juara I Kejuaraan Nasional Pencak Silat Bandung Lautan Api Championship Tahun 2018 serta juara I dan 2 Kejuaraan Pencak Silat Walikota Cup.

Ketua Esktrakurikuler Pencak Silat SMKN 1 Kota Bandung, Fadhil Al-Harist mengatakan, setiap atlet diberi kesempatan latihan 4 kali seminggu di Gelanggang Olahraga Pajajaran, ditambah latihan khusus pada Sabtu di setiap pekan. Latihan tersebut selain untuk meningkatkan kemampuan atlet, juga untuk mengeratkan solidaritas.

“Pencak silat bukan hanya sebatas olahraga bela diri, tapi juga banyak yang harus dipelajari, seperti jiwa kepimpinanan, kesabaran, ketekunan, dan kecerdasan,” ujar Fadhil, saat ditemui di sekolah, Jln. Wastukencana No. 3, Kota Bandung, Kamis (14/11/2019).

Menurut Fadhil, pencak silat memiliki 4 aspek utama. Yakni, aspek mental spiritual yang bisa membangun sisi jiwa dan keagamaan atlet, kemudian aspek kesenian dan budaya, aspek bela diri atau mempertahankan, terakhir aspek olahraga.

“Kami mengikuti ekskul pencak silat bukan hanya berorientasi meraih penghargaan dan kemenangan, tapi juga karena kecintaan kami yang begitu besar untuk mempertahankan budaya Indonesia ini,” ucapnya.

Bagi Dwi Ariani, melalui pencak silat, setiap anggota diajarkan membangun solidaritas dan kerja sama yang baik antar-anggota. Dwi berharap, pencak silat SMKN 1 Bandung bisa lebih berkembang dan semakin bertambah peminat, bahkan bisa lebih banyak menyumbang prestasi dan mengharumkan nama sekolah.

“Maka dari itu, kami terus berusaha mengejar mimpi tersebut. Untuk menyatukan anggota dengan jumlah 35 orang memang tidak mudah, namun dengan tekad dan motivasi yang kuat, kami akan terus berupaya mengharumkan nama sekolah,” tegasnya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar