Kadisdik Buka Lomba Kompetensi Siswa SMK 2019
Kadisdik Jabar, Dewi Sartika resmi membuka LKS SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Halaman SMKN 6 Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (18/11/2019).
Kadisdik Buka Lomba Kompetensi Siswa SMK 2019
Oleh Riska Y. Imilda
18 November 2019, 15:15 WIB    284 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika resmi membuka kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 yang berlangsung di Halaman SMKN 6 Kota Bandung, Jln. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (18/11/2019). Kompetisi ini digelar di Kota Bandung dan Kabupaten Subang selama 4 hari, mulai 18-21 November 2019.

Dalam sambutannya, Kadisdik menyatakan, tujuan LKS ini untuk memicu sekolah kejuruan agar meningkatkan kualitas dan hasil pembelajaran sesuai tuntutan/kebutuhan dunia kerja. Selain itu, sekolah bisa meningkatkan kerja sama yang lebih erat antara lembaga pendidikan (SMK, red) dengan dunia usaha dunia industri (DUDI) dan asosiasi profesi.

"Tak hanya itu, LKS menjadi ajang bagi SMK untuk mempromosikan kualitas performa kerja siswanya. Bahkan, dapat memupuk persahabatan dan kerja sama antarpeserta didik serta sebagai wahana pengembangan keunggulan kerja bagi siswa SMK untuk memiliki kompetensi sesuai dunia kerja," tutur Kadisdik.

Disdik Jabar, lanjutnya, melalui Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK), terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan dengan menyesuaikan kebutuhan dunia usaha dunia industri di era revolusi industri 4.0. Di antaranya, dengan menyediakan wadah bagi siswa untuk membuktikan potensi mereka melalui LKS.

Sementara itu, Kepala Bidang PSMK, Deden Saepul Hidayat mengatakan, ajang LKS ini juga untuk membekali peserta didik agar memiliki sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terintegrasi agar bisa bersaing di pasar global. Oleh karena itu, pendidikan menengah kejuruan mengambil bagian guna mengembangkan sumber daya manusia yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian bangsa dan bisa bersaing di pentas global.

"Siswa diharapkan memiliki kemampuan menggerakkan roda perekonomian negara sehingga dilakukanlah pengembangan pendidikan kreatif yang menjadikan peserta didik memiliki karakter, kompetensi, mandiri, bertanggung jawab, kreatif, inovatif, dan berkewirausahaan," ungkap Deden.

Hal tersebut, menurut Dede, sesuai dengan tema lomba yang diangkat, yakni "Revitalisasi SMK Bermutu dan Berkarakter Kuat Menuju Jabar Juara Lahir Batin". Sehingga, ajang LKS ini sangat mendukung kompetensi yang dimiliki siswa dalam meraih prestasi setinggi-tingginya dan untuk meningkatkan kualitas SMK itu sendiri.

Ajang LKS 2019 ini diikuti 548 peserta lomba dari 31 cabang perlombaan. Yaitu, tourist industry, restaurant service, cooking, hairdressing, fashion technology, graphic design technology, livestock, post harvest technology, nautica cruise ship , fishery, landscape and gardening, cabinet making, wall and floor tilling, metrology, automobile technology, plastic die engineering, electrical installation, electronics, IT software solution for business, IT network systems administration, web technology, mobile robotics, industrial control, mechatronics, CNC milling, welding, mechanical engineering, pharmacy, chemical analysis, motorcycle repair and maintenance, dan refrigeration and AC.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar