Menilik Perjuangan Aziz, Welder Asal Indramayu
Maulana Aziz (17), peserta Welding Lomba Kompetensi Siswa (LKS) asal Kabupaten Indramayu.
Menilik Perjuangan Aziz, Welder Asal Indramayu
Oleh Riska Y. Imilda
19 November 2019, 17:11 WIB    680 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR "Ketika kau memutuskan berjuang maka perjuangkanlah hingga akhir, diiringi doa dan keikhlasan serta tidak mengenal kata menyerah." Kalimat itulah yang selalu  disematkan dalam diri Maulana Aziz (17), peserta Welding Lomba Kompetensi Siswa (LKS) asal Kabupaten Indramayu. Walau gejala tifus melanda menjelang perlombaan digelar, namun ia tetap berusaha maksimal guna mempersembahkan yang terbaik bagi sekolahnya, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Losarang. 

Terpilih sebagai wakil terbaik dari daerah asalnya, mengharuskan Aziz bersaing dengan 20 kontestan dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Berbagai latihan pun ia jalani selama setahun penuh guna mempersiapkan mental dan kemampuannya untuk kembali berkompetisi. Mengingat, Aziz pernah mengikuti LKS pada 2018. Kala itu, ia hanya bisa masuk 8 besar finalis.

“Kegagalan kemarin menjadi pembelajaran dan pengalaman luar biasa bagi saya. Sehingga, selama setahun ini saya belajar maksimal agar bisa meraih hasil terbaik,” ucapnya, saat diwawancarai usai mengikuti kompetisi di SMKN 2 Kota Bandung, Jln. Ciliwung No. 4, Kota Bandung, Selasa (19/11/2019). 

Siswa kelahiran Indramayu, 1 Agustus 2002 ini terus berlatih intensif di sekolah. Sehingga, tanpa disadari tubuhnya mulai terasa tidak fit karena tenaga yang terlalu diforsir.

“Saya terlalu asyik berlatih sampai lupa istirahat. Pokoknya, tiada hari tanpa latihan,” ucap Aziz sambil terkekeh. 

Berbagai persiapan yang telah ia lakukan membuatnya semakin percaya diri. Namun, Aziz tidak besar kepala. Ia menyerahkan semuanya pada keputusan juri dan takdir.  Ia percaya, usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.

“Intinya, saya lega sekali setelah melewati perlombaan. Saya sudah berusaha maksimal. Semoga saja hasilnya sesuai harapan saya agar bisa membanggakan Indramayu dan mewakili Jawa Barat di kancah nasional,” harapnya. 

Aziz  yang juga tercatat sebagai juara I Welding Tingkat Kabupaten Indramayu  selama dua tahun berturut-turut itu mengaku, perjuangannya ini tidak lepas dari dukungan serta motivasi orangtua dan sekolah. 

Melihat perjuangan Aziz, Guru Pembimbing SMKN 1 Losarang, Johan Sainima Perdana mengaku sangat bangga. Terlebih, sosok Aziz yang cerdas telah dipersiapkan jauh-jauh hari guna mengikuti perlombaan ini. 

“Aziz memiliki tekad yang kuat dan seorang pekerja keras. Bahkan, beberapa kali tangan dan kakinya terkena percikan api las (welding), namun ia pantang menyerah. Saya puas melihat Aziz tadi berkompetisi. Kami tinggal menunggu keputusan juri saja,” ungkap Johan.

Tak lupa, Johan pun meminta doa khusus kepada orang tua Aziz dan masyarakat Indramayu agar anak didiknya ini bisa memberikan hasil terbaik dan berhasil menjadi juara.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar