No Valentine, SMAN 4 Bandung Adakan Festival Gifari
No Valentine, SMAN 4 Bandung Adakan Festival Gifari
Diposting oleh MAR
14 Februari 2018, 00:00 WIB    27 views       Headline

BANDUNG - Hari ini merupakan hari bahagia untuk empat pasangan pengantin nikah massal, yang diadakan di SMAN 4 Bandung. Nikah massal ini merupakan puncak acara Festival Gifari yang diinisiasi oleh SMA Negeri 4 Bandung di Jalan Gardu Jati No.20, Kebon Jeruk, Kota Bandung pada Rabu, (14/2/2018). Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi menjadi saksi nikah dalam pernikahan tersebut mewakili Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.     

Dalam sambutannya, Hadadi memberikan apresiasi atas nama Gubernur Jawa Barat kepada sekolah dan siswa atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, dengan ikut menghadiri dan menyaksikan upacara pernikahan, merupakan nilai ibadah untuk diri masing-masing. Acara Festival Gifari ini diisi dengan beberapa kegiatan perlombaan berbasis keagamaan, diantaranya ada lomba kaligrafi, cerdas cermat, dongeng kepahlawanan islam dan lainnya.     

“Untuk itu, kami haturkan terima kasih khususnya kepada penyelenggara yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, didukung oleh komite juga oleh kepanitian dari guru-guru dan para siswa.   Ini adalah hari yang tidak bisa dilupakan,” jelasnya.     

Menanggapi Hari Valentine yang kerap diperingati setiap 14 Februari,  Hadadi pun memberikan himbauan kepada siswa untuk tidak merayakan hari tersebut, dan tidak mendekati perzinahaan. Menurutnya hari kasih sayang tidak berarti menghalalkan segala cara.    

“Bukan tidak boleh menunjukan kasih sayang, akan tetapi harus dihalalkan dalam ikatan pernikahan,” ujarnya.    

Walaupun berlangsung ditanggal 14 Februari, Kepala Sekolah SMA Negeri 4, Andang Segara menuturkan, acara ini bukanlah untuk perayaan memperingati Hari Valentine. Acara ini merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh siswa-siswi SMA Negeri 4 apalagi acara ini didasari oleh kegiatan-kegiatan berbasis agama.      

Selain itu, acara ini pun dilaksanakan sebagai kegiatan untuk menyibukan siswa-siswi dengan kegiatan positif, dibandingkan merayakan Valentine. Panitia acara merupakan kerjasama antara guru dan siswa. Siswa terdiri atas Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), ekstrakulikuler, hingga event organizer setiap kelasnya. 

“Seminggu ini kegiatannya full. Bahkan tadi malam siswa-siswi sampai jam 10 di sini dan hari ini siswa duduk di sini hadir sampai sore. Jadi, aman tanggal 14 itu dilewati dengan kegiatan yang bermanfaat,” ujarnya.  


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar