497 ASN Disdik Jabar Jalani Swab Test
Sekdisdik Jabar, Wahyu Mijaya tengah menjalani swab test (uji usap) di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).
497 ASN Disdik Jabar Jalani Swab Test
497 ASN Disdik Jabar Jalani Swab Test
497 ASN Disdik Jabar Jalani Swab Test
497 ASN Disdik Jabar Jalani Swab Test
Oleh Rury Yuliatri
11 Agustus 2020, 15:05 WIB    171 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Sebagai upaya melihat dan memetakan kondisi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar), sebanyak 497 Aparatur Sipil Negara Disdik Jabar menjalani swab test (uji usap) di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).

Kadisdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan, selain uji usap bagi seluruh ASN Disdik Jabar, menjelang pembelajaran tatap muka di sekolah, rencananya para guru juga akan menjalani uji usap. "Kita akan melakukan uji usap terhadap para guru mulai besok (Rabu, 12/8/2020, red) di beberapa titik sekolah yang diajukan Kantor Cabang Dinas Pendidikan," ungkap Kadisdik.

Sementara itu, Sekdisdik Jabar, Wahyu Mijaya menjelaskan, dilakukannya uji usap ini karena di lokasi-lokasi pemerintahan ada beberapa pegawai di perangkat daerah yang terkonfirmasi. "Kemungkinan hal ini juga bisa terjadi di Disdik Jabar. Oleh karena itu, bekerja sama dengan gugus tugas Covid-19, kita melaksanakan tes swab ini," tuturnya.

Sekdisdik pun berharap, seluruh ASN Disdik Jabar sehat. "Karena, kalau semua sehat, kita juga akan lebih tenang dan nyaman saat bekerja," harapnya. 

Di tempat yang sama, Koordinator Humas Disdik Jabar, Dewi Nuraini menyampaikan perasaannya usai menjalani uji usap. "Awalnya deg-degan. Pas di-swab kerasa sakit karena hidung kita dimasukkan alat kayak cotton bud. Tapi, sekarang saya merasa lega. Tinggal menunggu hasilnya. Semoga hasilnya negatif dan semua sehat," tutupnya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar