Pelatihan Calon Tutor IRMA Jawa Barat Daring Angkatan ke-3 Wil. V Kota Sukabumi dan Kab. Sukabumi
Pelatihan Calon Tutor IRMA Jawa Barat Daring Angkatan ke-3 Wil. V Kota Sukabumi dan Kab. Sukabumi
Oleh Rifa Anggyana (Koordinator Tim Inti Pelatih Tutor IRMA Jabar)
13 September 2020, 10:16 WIB    194 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Jawa Barat menggelar Pelatihan Calon Tutor IRMA Jawa Barat Daring Angkatan ke-3 Wilayah V Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi pada 11-12 September 2020. Pelatihan yang diikuti oleh 221 peserta siswa SMP/MTs. dan SMA/SMK/MA ini, dibuka melalui Zoom dan pelaksanaannya menggunakan aplikasi Youtube, UMMA, dan grup Whatsapp.

Ketua IRMA Jawa Barat, Aditya Gustian Saputra pun memberikan semangat kepada seluruh peserta pelatihan calon tutor. "Tetaplah semangat menuntut ilmu, mencari pengalaman, dan tetap berkegiatan positif yang produktif walau dilaksanakan secara virtual. Mari manfaatkan teknologi saat ini. Kita buktikan bahwa remaja masjid merupakan organisasi yang insya Allah akan semakin maju serta menjadi pendorong semangat baru bagi para remaja masjid untuk berdakwah dan mengajak pada kebaikan," imbau siswa SMA Kartika XIX 3 Bandung ini.

Sedangkan Koordinator Tim Inti Pelatih Tutor IRMA Jawa Barat, Rifa Anggyana menyampaikan bahwa materi yang akan diberikan kepada para peserta pelatihan adalah tentang sejarah IRMA, organisasi, potensi diri, manajemen masjid, dakwah digital, dan ujian daring.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah (Kacadisdikwil) V Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi yang telah mendukung acara ini. Saya juga berharap, Kepala Kacadisdikwil V mendorong sekolah-sekolah untuk mengaktifkan kembali kegiatan remaja masjid," harap Rifa yang juga guru SMAN 1 Bandung tersebut.

Sesuai instruksi Wakil Gubernur tentang penyeragaman nama IRMA di sekolah, ia pun berharap Kepala Kacadisdikwil V menyeragamkan nama IRMA di sekolah negeri maupun swasta. 

Sementara itu, Kepala Kacadisdikwil V, Nonong Winarni mengungkapkan, kegiatan IRMA ini patut mendapat apresiasi, mengingat dalam masa pandemi Covid-19 saat ini diperlukan solusi yang adaptif dan tepat karena wabah tersebut tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir.

"Kegiatan IRMA ini adalah pelatihan para calon tutor. Oleh karena itu, kalian adalah anak-anak terpilih yang dinyatakan memiliki kemampuan lebih dari siswa lain. Hari ini kalian diberikan pemahaman oleh para pelatih, tutor, dan ahli tentang ikatan remaja masjid di satuan pendidikan masing-masing," paparnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat pun, tambahnya, sudah memberikan instruksi bahwa IRMA harus diimplementasikan di satuan pendidikan di Jawa Barat.

"Mengapa harus IRMA? Hal ini dalam rangka penataan bahwa kegiatan keagamaan di satuan pendidikan harus betul-betul tertata dan terkendali. Di samping itu, kita semua sedang belajar berorganisasi karena IRMA merupakan bagian dari organisasi. Harapannya, kalian bisa mengimplementasikan pengalaman-pengalaman berorganisasi selama di sekolah ini dalam kehidupan bermasyarakat nanti," jelasnya.

Menurut Nonong, kegiatan IRMA ini sangat penting karena berpengaruh terhadap pembentukan akhlak peserta didik. "Karakter usia remaja itu energik, heroik, dan terkadang kritis. Tapi jangan lupa, usia kalian ini secara emosional masih belum stabil atau labil. Sehingga, memungkinkan terkontaminasi hal-hal kurang baik, entah dari lingkungan sekitar atau di dunia maya. Semoga, dengan mengikuti kegiatan IRMA ini, kalian mampu memfilter hal-hal buruk," harapnya.

Nonong pun mengajak para sekolah dan guru pembimbing agar kegiatan IRMA ini berkelanjutan serta ditindaklanjuti oleh satuan pendidikan lain untuk ikut melakukan pelatihan tutor atau pelatihan-pelatihan lainnya.

"Tentu saja saya sebagai kepala cabang akan berdiskusi dan memberikan arahan kepada para kepala sekolah supaya kegiatan-kegiatan yang bernapaskan keagamaan, terutama seperti IRMA ini harus didanai. Karena, pasti berat kalau melaksanakan kegiatan tanpa anggaran," pungkasnya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar