Pelatihan Calon Tutor IRMA Jawa Barat Daring Angkatan ke-6
Pelatihan Calon Tutor IRMA Jawa Barat Daring Angkatan ke-6
Oleh Rifa Anggyana (Koordinator Tim Inti Pelatih Tutor IRMA Jabar)
17 Oktober 2020, 11:57 WIB    1002 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR - Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Jawa Barat menggelar "Pelatihan Calon Tutor IRMA Jawa Barat Daring Angkatan ke-6 Wilayah XII Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya" pada 16-17 Oktober 2020. Pelatihan yang diikuti 235 peserta SMA dan SMK ini, dibuka melalui Zoom dan pelaksanaannya menggunakan kanal Youtube, aplikasi Umma, dan grup Whatsapp.

Ketua IRMA Jawa Barat (Jabar), Aditya Gustian Saputra pun memberikan semangat kepada seluruh peserta pelatihan. "Mari laksanakan kegiatan ini sebaik-baiknya. Tetap semangat walaupun kita melaksanakannya secara virtual. Insya Allah, kegiatan ini dapat menambah ilmu dan wawasan pengetahuan kita semua," ujar siswa SMA Kartika XIX 3 Bandung ini.

Koordinator Tim Inti Pelatih Tutor IRMA Jabar, Rifa Anggyana menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung selama 2 hari. Para peserta akan diberikan ilmu melalui aplikasi Umma dan dilatih menyiarkan dakwah digital di sekolahnya. 

Menurutnya, IRMA Jawa Barat mempunyai program unggulan, yakni dakwah digital. Jadi, meskipun dalam masa pandemi Covid-19, IRMA tetap aktif dan produktif dalam melakukan kegiatan yang baik dan positif.

"Alhamdulillah, belum lama ini IRMA Jawa Barat mendapat piagam penghargaan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat karena aktif membantu pemerintah dalam penanggulangan dan penanganan pandemi Covid-19. IRMA Jabar juga mengampanyekan gerakan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, IRMA Jawa Barat juga membuat kampanye #IRMAJabarBermasker yang terus dikampanyekan di media sosial. "Semoga bisa menjadi motivasi," harapnya.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah XII Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Abur Mustikawanto mengaku bangga kepada para peserta yang aktif dalam kegiatan IRMA. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus di-support karena sesuai dengan target Cadisdik Wilayah XII, yaitu "Pendidikan Paripurna". Dimana, targetnya adalah membentuk generasi berakhlakul karimah yang siap menghadapi kemajuan zaman serta menyiapkan generasi Qurani demi menyongsong masa depan gemilang.

"Saya sebagai mantan kesiswaan tahu betul bahwa anak-anak memang perlu di-support dalam kegiatan ekstrakurikuler (ekskul). Dulu, setiap ada kegiatan ekskul di sekolah, selalu saya tongkrongin (diawasi). Agar apa? Agar anak-anak lebih semangat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler," ungkapnya.

Selain harus mempunyai akhlak mulia dan siap menghadapi zaman, Abur juga mendorong para siswa agar belajar bahasa asing. "Saya sangat mendukung kegiatan IRMA ini. Karena, jika otak kiri dipenuhi knowledge (pengetahuan) tapi otak kanan tentang keagamaannya kosong, saya kira percuma. Maka dari itu, saya menyarankan para peserta agar dapat menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan. Seimbang antara pengetahuan dunia dan akhirat," imbaunya.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar