Mengenal Sosok Perempuan Inspiratif Pemerhati Disabilitas di SLBN B Garut
Mengenal Sosok Perempuan Inspiratif Pemerhati Disabilitas di SLBN B Garut
Mengenal Sosok Perempuan Inspiratif Pemerhati Disabilitas di SLBN B Garut
Oleh Eti Suhaeti (Kepala SLBN B Garut)
14 Januari 2021, 08:38 WIB    212 views       Opini

BANDUNG , DISDIK JABAR - Pada Hari Ibu tanggal 22 Desember 2020, salah seorang guru kami mendapatkan anugerah dari Bapak Bupati Garut sebagai Perempuan Pemerhati Disabilitas.

Beliau banyak menginspirasi teman-temannya. Karena kelembutannya, beliau banyak disukai orang, termasuk oleh peserta didiknya. Beliau adalah Tati Narwati, S.Pd. Sosoknya keibuan, ramah, penuh talenta, berdedikasi, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap sekolah. 

Selain itu, beliau memiliki kemampuan pragmatis dan kinestetis. Sehingga, logika pengamatannya terhadap sesuatu sangat tajam. Kemampuannya dalam mengekspresikan dan menciptakan sesuatu pun lebih menggunakan keterampilan tangan atau gerak. Kalau terus digali, pasti akan berkembang optimal.

Beliau adalah guru kelas anak autis. Bisa dikatakan, beliau merupakan koordinator atau pelopor yang mengajar anak autis di Kabupaten Garut ketika beliau mengajar di SLB C YKB. Karena, sebelumnya anak autis lebih ditangani oleh lembaga nonformal. Beliau mencoba mendobrak untuk mengajar anak autis di lembaga sekolah yang ada di Kabupaten Garut.

Alhamdulillah, beliau berhasil mendidik anak autis menggunakan metode konvensional yang menurutnya lebih efektif. Dengan kegigihannya, ia bertekad agar anak autis bisa dididik di sekolah. Sehingga, potensi anak bisa dikembangkan. Bahkan, beliau rela membawa anak didiknya menginap di rumah untuk diteliti sampai sejauh mana perkembangannya. Alhasil, banyak yang diperoleh dari bimbingan dan didikannya tersebut.

Selain mengajar anak autis, beliau pun dipercaya sebagai wakasek sarana prasarana dan koordinator sekolah hijau. 

Beliau pun sangat menyayangi tumbuh-tumbuhan. Walaupun kami tidak memiliki  lahan luas, namun tanaman itu tetap bisa tumbuh. Selain ditanam di lahan kosong, kami juga menyediakan pot beraneka ragam dan warna serta polybag. Dengan kreativitas dan kecekatannya serta dibantu timnya yang solid, pohon-pohon tersebut tumbuh dengan indah dan subur. Sehingga, saya memanggil beliau Ibu Tani. Ibu yang menanam apa saja akan tumbuh subur karena tumbuhan itu dijaga dan dirawat dengan penuh kasih sayang, ketulusan, dan keikhlasan.

Beliau pun sering bertukar pikiran dengan saya. Tidak malu menanyakan beberapa hal atau pengalaman saya ketika menjadi guru, pengurus organisasi, pengalaman memimpin sekolah mulai dari Ciamis, Majalengka, Garut Kota hingga kesan saya selama memimpin SLBN B Garut.

Banyak konsep saya dan beliau yang sejalan. Gagasan-gagasannya untuk memajukan sekolah begitu hebat. Saya pun mencoba menawarkan beliau untuk ikut BCKS bersama "Three Hero of School". Karena, menurut saya, beliau layak menjadi pemimpin dan bisa disebut sebagai hero of school.

Dalam diri Tati Narwati tidak ada jiwa saing untuk lebih meningkatkan karier. Beliau hanya ingin membesarkan sekolah ini dengan kemampuannya sendiri. Di satu sisi saya salut dengan beliau, namun di sisi lain saya sangat menyayangkan karena Tati adalah salah satu generasi penerus dalam memimpin lembaga.

Sekarang beliau lebih fokus kepada anak-anak. Saat ini ia berkecimpung di Soina Kab. Garut bersama Ibu Poppy Wargani. Kemarin, beliau mengantarkan 7 atlet Garut untuk ikut beberapa kejuaraan Soina TK Jawa Barat tahun 2020.

Selamat Bu Tati, sang guru inspiratif, sosok perempuan peduli disabilitas. Teruskan perjuanganmu. Ibu sangat bangga. Di tanganmu akan lahir anak-anak disabilitas berprestasi.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar