Tes Minat Bakat PPDB SMK
Tes Minat Bakat PPDB SMK
Oleh Siti Maryam Delina F
28 Juni 2018, 11:28 WIB    280 views       PPDB

BANDUNG, DISDIK JABAR - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat jalur non-Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) sudah memasuki tahapan verifikasi data dan uji kompetensi. Pada PPDB Jenjang SMK, uji kompetensi dilakukan tidak hanya kepada calon peserta didik jalur prestasi, akan tetapi ada pula tes minat dan bakat.

Wakil Ketua PPDB II, Dodin Rusmin Nuryadin mengatakan, satuan pendidikan jenjang SMK memang melaksanakan tes minta dan bakat sesuai dengan program keahlian atau kompetensi keahlian masing-masing. Nantinya proses seleksi dilakukan melalui pemeringkatan oleh sistem IT berdasarkan skor prestasi.

“Pilihan tersebut disesuikan dengan kemampuan dan minat anak. Jadi, semuanya memang diarahkan, anak digambarkan tentang jurusan yang akan dipilih,” jelas Dodin saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Rajiman No.6, Kota Bandung, pada Kamis, 28 Juni 2018.              

Tes minat dan bakat ini dirasa penting, karena menentukan kecocokan siswa dengan jurusan yang akan dia pilih. Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Seleksi Minat Bakat SMK Negeri 10 Bandung, Eli Leasari. Menurutnya, banyak siswa yang akan salah informasi mengenai jurusan jika tidak mengikuti tes minat bakat.           

“Tahun lalu saja kita tidak ada tes minat bakat, akhirnya banyak siswa yang mengundurkan diri dari sekolah karena jurusan yang ia pilih tidak sesuai dengan harapannya,” ujar Eli saat ditemui di SMK Negeri 10 Kota Bandung, Jalan Cijawura Hilir, No. 339, Buah Batu, Kota Bandung, pada awal pekan ini.    

Eli menuturkan, dengan adanya tes minat dan bakat, siswa akan lebih mempersiapkan diri untuk mengikuti pembelajaran. Selain itu pula, orang tua siswa diberikan pengetahuan tentang konsekuensi dan persiapan anaknya saat memilih jurusan tersebut.              

“Apalagi ada beberapa jurusan yang mengharuskan siswa berlatih hingga malam hari. Ada pulan yang membutuhkan alat praktik, dan itu membutuhkan cukup banyak uang. Sehingga orang tua siswa bisa ikut mempersiapkan,” jelas Eli.              

Tes minat dan bakat dari setiap jurusan di SMK Negeri 10 Bandung berbeda-beda. Contohnya untuk jurusan musik, calon peserta didik dites mengenai kemampuan dalam bidang musik seperti bermain alat musik, vokal, penguasaan materi dasar dan lainnya.              

“Sampai saat ini masih belum ada yang menguasai materi dasar, tapi tidak apa-apa nanti kami tuntun hingga menguasai,” ujar Pola Martiana, Guru penguji jurusan musik.                       

BANDUNG, DISDIK JABAR - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat jalur non-Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) sudah memasuki tahapan verifikasi data dan uji kompetensi. Pada PPDB Jenjang SMK, uji kompetensi dilakukan tidak hanya kepada calon peserta didik jalur prestasi, akan tetapi ada pula tes minat dan bakat.

Wakil Ketua PPDB II, Dodin Rusmin Nuryadin mengatakan, satuan pendidikan jenjang SMK memang melaksanakan tes minta dan bakat sesuai dengan program keahlian atau kompetensi keahlian masing-masing. Nantinya proses seleksi dilakukan melalui pemeringkatan oleh sistem IT berdasarkan skor prestasi.

“Pilihan tersebut disesuikan dengan kemampuan dan minat anak. Jadi, semuanya memang diarahkan, anak digambarkan tentang jurusan yang akan dipilih,” jelas Dodin saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Rajiman No.6, Kota Bandung, pada Kamis, 28 Juni 2018.              

Tes minat dan bakat ini dirasa penting, karena menentukan kecocokan siswa dengan jurusan yang akan dia pilih. Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Seleksi Minat Bakat SMK Negeri 10 Bandung, Eli Leasari. Menurutnya, banyak siswa yang akan salah informasi mengenai jurusan jika tidak mengikuti tes minat bakat.           

“Tahun lalu saja kita tidak ada tes minat bakat, akhirnya banyak siswa yang mengundurkan diri dari sekolah karena jurusan yang ia pilih tidak sesuai dengan harapannya,” ujar Eli saat ditemui di SMK Negeri 10 Kota Bandung, Jalan Cijawura Hilir, No. 339, Buah Batu, Kota Bandung, pada awal pekan ini.    

Eli menuturkan, dengan adanya tes minat dan bakat, siswa akan lebih mempersiapkan diri untuk mengikuti pembelajaran. Selain itu pula, orang tua siswa diberikan pengetahuan tentang konsekuensi dan persiapan anaknya saat memilih jurusan tersebut.              

“Apalagi ada beberapa jurusan yang mengharuskan siswa berlatih hingga malam hari. Ada pulan yang membutuhkan alat praktik, dan itu membutuhkan cukup banyak uang. Sehingga orang tua siswa bisa ikut mempersiapkan,” jelas Eli.              

Tes minat dan bakat dari setiap jurusan di SMK Negeri 10 Bandung berbeda-beda. Contohnya untuk jurusan musik, calon peserta didik dites mengenai kemampuan dalam bidang musik seperti bermain alat musik, vokal, penguasaan materi dasar dan lainnya.              

“Sampai saat ini masih belum ada yang menguasai materi dasar, tapi tidak apa-apa nanti kami tuntun hingga menguasai,” ujar Pola Martiana, Guru penguji jurusan musik.

Tags  PPDB sekolah SMK 

 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar