Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Apresiasi Guru yang Siap Ditugaskan di Daerah Terpencil
Kadisdik Jabar apresiasi guru yang mau ditempatkan di daerah terpencil.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Apresiasi Guru yang Siap Ditugaskan di Daerah Terpencil
Oleh Sofia Khansa Kalvati
12 Juli 2018, 12:30 WIB    1267 views       Pelantikan

BANDUNG, DISDIK JABAR – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi menyerahkan Surat Keputusan Pemindahan Guru dan Tenaga Kependidikan pada Kamis, 12 Juli 2018 di Aula Ki Hajar Dewantara, Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Jalan Dr. Rajiman No. 6, Bandung, Jawa Barat.

Dari jumlah usulan atau permohonan mutasi guru periode terhitung mulai tanggal 1 Juli 2018 berdasarkan berkas yang masuk ke Sub. Bagian Kepegawaian dan telah di rekomendasi oleh Bidang GTK sebanyak 228 orang, namun yang di proses oleh Sub. Bagian Kepegawaian dan menjadi surat keputusan adalah sebanyak 224 orang, dikarenakan 4 orang telah membatalkan proses.

Dalam sambutannya, Hadadi mengatakan bahwa guru yang ingin mutasi dari wilayah kota ke kabupaten harus diapresiasi, dan diberikan penghargaan untuk kemudian dapat di promosikan karena mengingat akses menuju sekolah yang bisa memakan waktu cukup lama.

“Kami akan apresiasi guru yang siap bekerja ditempat terpencil, karena berbeda situasinya dengan guru yang mengajar di wilayah perkotaan, karena saya sadar mengajar di wilayah terpencil membutuhkan pengorbanan yang luar biasa karena aksesnya menuju sekolah yang cukup memakan waktu. Ironi ketika di perkotaan masyarakat berlomba-lomba untuk sekolah, sementara di daerah terpencil masih banyak sekolah kosong,” ungkap Hadadi.

Hadadi juga menyampaikan, jika guru berprestasi bukan dinilai dari prestasinya dibidang akademik atau ilmu pengetahuan saja, melainkan ditinjau juga dari pengabdiannya.

“Guru berprestasi bukan hanya guru yang memiliki prestasi di bidang akademik ataupun ilmu pengetahuan, tetapi guru dilihat pula dari pengabdiannya, namun dilandasi pula oleh pengabdiannya,” kata Hadadi.

Selain itu, Hadadi juga menyampaikan mulai awal tahun 2019 mendatang pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan menerjunkan panitia seleksi yang akan diterjunkan kelapangan guna memantau dan menilai kinerja nyata guru dilapangan.

“Awal tahun 2019 kami akan menugaskan panitia seleksi yang akan mengawasi dan menilai kinerja nyata para guru dilapangan,” ucapnya.

Semangat

Menurut Hadadi, sekolah adalah wadah untuk membangun kultur dan menanamkan nilai-nilai untuk membangun peradaban, dan mutu sekola ditentukan oleh mutu dari guru pula.

“Sekolah tiada lain ada untuk membangun kultur untuk menanamkan nilai-nilai untuk membangun peradaban. Mutu sekolahpun di tentukan dari mutu guru tersebut karena guru merupakan ujung tombak yang paling signifikan dalam menentukan keberhasilan proses pendidikan,” ungkap Hadadi.

Ketika sampai di penghujung acara, Hadadi menyampaikan pesannya untuk para guru yang telah menerima Surat Keputusan (SK) untuk memupuk semangat kepada para siswa dan menghidupkan suasana sekolah.

“Mudah-mudahan bapak dan ibu yang dipindahkan ini karena ada usulan dan ada beberapa pihak yang menyetujui termasuk sekolah asal dan sekolah yang akan dituju. Kami memiliki pengharapan besar dengan adanya mutasi ini bapak dan ibu untuk bisa memupuk semangat padamasing-masing anak didik dan menghihupkan kembali lingkunagn sekolah, bukan sebaliknya,” ujar Hadadi menutup.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar