Wagub Buka Gebyar Lomba Komptensi Siswa (LKS) SMK di Purwakarta

PURWAKARTA – Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi menghadiri dan membuka Gebyar Lomba Kompetensi Siswa Tingkat SMK Se-Kab Purwakarta. Kegiatan digelar di SMKN 1 Purwakarta, Jln. Raya Industri, Km.4, Babakancikao, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Selasa (19/9/2017).

Dalam sambutannya Deddy Mizwar mengatakan setiap generasi muda harus siap menghadapi persaingan ekonomi global (MEA). Para lulusan SMK, memiliki peran strategis dalam MEA tersebut, karena sejak belajar sudah dibekali dengan keterampilan.

“Beberapa tahun ke depan Indonesia akan mendapat bonus demografi. Dimana, penduduk dengan usia produktif akan lebih banyak dibanding dengan usia lainnya. Makanya, untuk mengantisipasi hal ini, para generasi muda harus dipersiapkan, khususnya dalam kemampuan dan kompetensinya,” jelas Deddy.

Jika tidak dipersiapkan, katanya maka akan banyak pengangguran. Oleh karenanya, remaja saat ini harus sudah disiapkan, khususnya dari sisi keterampilan dan ilmu. Dengan begitu, saat terjadi bonus demografi maka mereka siap bekerja dan mampu bersaing.

“Lulusan SMK harus bangga, sebab mereka dibekali dengan keterampilan sejak duduk di bangku sekolah. Saya berharap mereka siap bekerja dan mampu besaing saat lulus nanti,” imbuh Deddy.  Ia juga mengharapkan para lulusan SMK menjadi job creater jangan hanya menjadi job seeker. Sebab, di era sekarang untuk menciptakan pekerjaan atau bisnis tidak hanya terpaku pada modal tapi kreativitas.

Sementara itu, Hadadi menambahkan LKS ini digelar untuk meningkatkan kompetensi  siswa agar bisa menyeimbangan kemajuan teknologi. Ada 14 mata lomba dalam LKS kali ini, di antaranya, cooking, ladies dressmaking, software application, netwprking support, cadd building, accounting, secretary, web design, electrical installation, animation, industry control, mechatronika, electronic application, dan chemistry.

“Kegiatan ini digelar sesuai dengan kebijakan kementrian pendidikan dan kebudayaan. Para pemenang nantinya akan menjadi peserta dalam LKS di tingkat provinsi. Kami berharap, LKS ini menjadi sarana mereka dalam menggali kompetensinya,” kata Hadadi. **