Berita Dinas Pendidikan Jawa Barat

Disdik Jabar dan UPI Perkuat Sinergi Atasi Kekurangan Guru Melalui Probidik GEMA JABAR

Disdik Jabar dan UPI Perkuat Sinergi Atasi Kekurangan Guru Melalui Probidik GEMA JABAR

Disdik Jabar dan UPI Perkuat Sinergi Atasi Kekurangan Guru Melalui Probidik GEMA JABAR
1786691639264-1000684584.webp
1786691639662-1000684624.webp
1786691640343-1000684587.webp
1786691640524-1000684590.webp
Disdik Jabar dan UPI perkuat sinergi dalam mengatasi tantangan kekurangan dan distribusi tenaga pendidik melalui Program Probidik GEMA JABAR, Jumat (14/8/2026).
Aug 14, 2026 07:14:00 Rizqi 828 Views

BANDUNG, DISDIK JABAR — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat sinergi dalam mengatasi tantangan kekurangan dan distribusi tenaga pendidik melalui Program Probidik GEMA JABAR (Penguatan Profesional Bidang Kependidikan–Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat).

Program ini menjadi bentuk kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Jabar melalui Disdik Jabar dan UPI untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pengajar. Khususnya, di wilayah yang membutuhkan penguatan akses dan layanan pendidikan.

Melalui mekanisme yang mengadopsi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa calon guru akan diterjunkan langsung ke satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat selama enam bulan.

Kegiatan praktik mengajar tersebut direkognisi dan disetarakan dengan 20 SKS.

Kadisdik Jabar, Purwanto pun menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama UPI dalam mendukung pemenuhan kebutuhan guru di Jawa Barat.

“Kami sangat berbahagia dan bersyukur UPI bisa bekerja sama serta berharmonisasi dengan kita untuk mengisi kekurangan guru melalui mahasiswa yang menjalani praktik lapangan,” ungkapnya di Gedung Achmad Sanusi, Kampus UPI Bandung, Jumat (14/8/2026).

Melalui Probidik GEMA JABAR, Disdik Jabar dan UPI berharap, program ini tidak hanya membantu menjawab kebutuhan tenaga pendidik, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa calon guru dalam mengembangkan kompetensi profesionalnya.

Kolaborasi ini pun diharapkan dapat melahirkan calon pendidik yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan di Jawa Barat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh dosen pembimbing lapangan serta perwakilan sekolah mitra, mulai dari kepala sekolah, koordinator sekolah hingga guru pamong.***

 

Komentar (0)

Tulis Komentar Anda

Memuat komentar...