Berita Dinas Pendidikan Jawa Barat

Lestarikan Budaya, SMAN 20 Bandung Gelar Festival Budaya Galavanya

Lestarikan Budaya, SMAN 20 Bandung Gelar Festival Budaya Galavanya

Lestarikan Budaya, SMAN 20 Bandung Gelar Festival Budaya Galavanya
1792584371842-1000761253.webp
1792584372702-1000761261.webp
1792584373759-1000761263.webp
SMAN 20 Bandung menggelar Festival Budaya Galavanya, Rabu (21/10/2026).
Oct 21, 2026 12:06:14 Nizar 1936 Views

BANDUNG, DISDIK JABAR — SMAN 20 Bandung menggelar Festival Budaya Galavanya, Rabu (21/10/2026). Dalam momen Peringatan Bulan Bahasa, rangkaian kegiatan ini berlangsung semarak dengan menghadirkan pawai budaya mengelilingi kawasan luar sekolah serta pertunjukan seni dan kreativitas dari setiap perwakilan kelas.

Dalam festival tersebut, setiap kelas tampil beda dengan mengusung keberagaman pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara. Tidak hanya memperagakan busana tradisional, para siswa juga menyajikan pertunjukan seni budaya yang memamerkan potensi dan kemampuan masing-masing kelas.

Kepala SMAN 20 Bandung, Enok Nurjanah menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar sarana hiburan bagi peserta didik, melainkan fondasi utama dalam pembentukan karakter generasi muda.

"Kegiatan ini difokuskan pada penumbuhan karakter bagi anak-anak kami, terutama karakter kolaborasi, kewarganegaraan, nalar kritis, dan kreativitas. Melalui ajang ini, kami berharap siswa memiliki karakter Pancawaluya, yaitu sosok yang cageur, bageur, pinter, bener, dan singer," ujar Enok di sela-sela kegiatan.

Enok menambahkan, di tengah pesatnya arus globalisasi, para siswa memang dituntut memiliki wawasan global. Namun, kesadaran untuk merawat dan melestarikan budaya lokal sebagai warisan luhur nenek moyang harus tetap menjadi prioritas utama.

"Anak-anak harus menjunjung tinggi dan melestarikan budaya asli Indonesia untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Jangan sampai ada istilah jati kasilih ku junti, yaitu budaya asli kita justru tergerus oleh budaya luar," tegasnya.

Menurutnya, sesuksesan Festival Budaya Galavanya ini juga menjadi bukti nyata eratnya sinergi antara pihak sekolah dan pemangku kepentingan. Seluruh rangkaian persiapan siswa mulai dari penyediaan seragam pakaian adat hingga kebutuhan teknis acara dari awal hingga akhir, didukung penuh dan dikelola secara mandiri oleh komite serta orang tua siswa.

Wadah Edukasi Budaya dan Bahasa

Antusiasme tinggi juga dirasakan langsung oleh para peserta didik. Siswa kelas XI SMAN 20 Bandung, Nanet Nitzia dan Kaisha Asti Alvazrina yang tampil mengenakan pakaian adat Jawa Tengah menilai, Festival Galavanya memberi dampak positif bagi pelajar.

"Acaranya sangat bermanfaat karena kami bisa melihat langsung kreativitas teman-teman, sekaligus mengenal keragaman budaya yang ada di Indonesia. Kami jadi bisa mengeksplorasi budaya Nusantara secara langsung," ungkap Nanet.

Senada, Kaisha turut mengajak seluruh rekan sejawatnya untuk menjaga identitas bangsa di tengah era modern. "Ayo teman-teman, kita cintai identitas bangsa kita dengan cara terus melestarikan budaya dan bahasa Nusantara!" ajaknya.***

Komentar (0)

Tulis Komentar Anda

Memuat komentar...