Berita Dinas Pendidikan Jawa Barat

Peringati World Cleanup Day 2026, Lebih dari 438 Ribu Pelajar SMA/SMK/SLB se-Jawa Barat Gelar Aksi Bersih-bersih Serentak

Peringati World Cleanup Day 2026, Lebih dari 438 Ribu Pelajar SMA/SMK/SLB se-Jawa Barat Gelar Aksi Bersih-bersih Serentak

Peringati World Cleanup Day 2026, Lebih dari 438 Ribu Pelajar SMA/SMK/SLB se-Jawa Barat Gelar Aksi Bersih-bersih Serentak
1789831107362-1000722292.webp
1789831107749-1000722288.webp
1789831108011-1000723991.webp
Peringati World Cleanup Day 2026, pelajar SMA/SMK/SLB se-Jawa Barat gelar aksi bersih-bersih serentak.
Sep 19, 2026 15:18:28 Rury 1498 Views

BANDUNG, DISDIK JABAR — Aksi kepedulian lingkungan "World Cleanup Day" (WCD) Tahun 2026 yang melibatkan satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB di seluruh Provinsi Jawa Barat sukses digelar pada Jumat dan Sabtu, 18–19 September 2026.

Sebanyak 566 sekolah dari 26 kabupaten/kota di Jawa Barat ikut serta dalam aksi tersebut. Gerakan massal ini berhasil memobilisasi 438.079 peserta yang bergerak bersama memilah dan membersihkan sampah di lingkungan sekolah serta sekitarnya.

Komitmen Pendidikan Lingkungan

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto pun mengapresiasi antusiasme seluruh warga sekolah yang terlibat dalam aksi serentak ini.

Kadisdik menegaskan, aksi World Cleanup Day bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

"Aksi bersih-bersih ini adalah wujud nyata komitmen kita dalam menanamkan kesadaran ekologis kepada generasi muda. Pendidikan lingkungan tidak cukup hanya diajarkan di dalam kelas melalui teori, tetapi harus dipraktikkan langsung melalui kebiasaan sehari-hari, seperti memilah dan mengelola sampah. Melalui sinergi bersama River Cleanup Indonesia dan Self Learning Institute, kami ingin mendorong sekolah-sekolah di Jawa Barat menjadi pelopor budaya hidup bersih dan berkelanjutan," tegas Kadisdik, Sabtu (19/9/2026).

Sebaran Sekolah di 26 Kabupaten/Kota

Berdasarkan rekapitulasi data pendaftaran, Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah sekolah pendaftar terbanyak, yaitu 43 sekolah. Disusul Kabupaten Ciamis (40), Kabupaten Cianjur (35), dan Kabupaten Sukabumi (33 sekolah).

Berikut rincian sebaran 566 sekolah peserta WCD 2026 di Jawa Barat:

  1. Kabupaten Bogor: 43 sekolah
  2. Kabupaten Ciamis: 40 sekolah
  3. Kabupaten Cianjur: 35 sekolah
  4. Kabupaten Sukabumi: 33 sekolah
  5. Kabupaten Karawang: 33 sekolah
  6. Kabupaten Bandung: 30 sekolah
  7. Kabupaten Sumedang: 30 sekolah
  8. Kabupaten Garut: 28 sekolah
  9. Kabupaten Tasikmalaya: 28 sekolah
  10. Kabupaten Cirebon: 25 sekolah
  11. Kabupaten Bekasi: 24 sekolah
  12. Kabupaten Kuningan: 23 sekolah
  13. Kota Bandung: 22 sekolah
  14. Kabupaten Subang: 21 sekolah
  15. Kabupaten Indramayu: 20 sekolah
  16. Kabupaten Bandung Barat: 18 sekolah
  17. Kabupaten Purwakarta: 18 sekolah
  18. Kota Depok: 18 sekolah
  19. Kabupaten Majalengka: 16 sekolah
  20. Kota Bogor: 16 sekolah
  21. Kota Bekasi: 12 sekolah
  22. Kota Banjar: 9 sekolah
  23. Kota Cirebon: 9 sekolah
  24. Kabupaten Pangandaran: 8 sekolah
  25. Kota Sukabumi: 5 sekolah
  26. Kota Cimahi: 2 sekolah

Capaian dan Kontribusi Timbangan Sampah

Di tingkat lapangan, sejumlah sekolah mencatat capaian partisipasi dan volume pengumpulan sampah yang signifikan.

Di Kabupaten Cianjur, SMKN 1 Bojongpicung mencatat angka pengumpulan sampah tertinggi, mencapai 600 kg. Sedangkan di Kota Depok, SLB C Mahardika menunjukkan aksi nyata dengan mengumpulkan 510 kg sampah yang melibatkan 35 peserta.

Capaian lainnya diraih SMK Pekerjaan Umum Negeri di Kota Bandung yang berhasil mengumpulkan 461,95 kg sampah, SMAN 1 Astanajapura, Kabupaten Cirebon (288 kg), SMAN 1 Pangalengan, Kabupaten Bandung (274,2 kg), serta SMAN 1 Ciparay (266,5 kg sampah).

Kolaborasi Berkelanjutan

River Cleanup Indonesia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat serta Self Learning Institute atas dukungan penuh dan sinergi dalam menggerakkan seluruh satuan pendidikan di Jawa Barat dalam aksi World Cleanup Day.

"Kami berharap sinergi ini terus terjalin antara River Cleanup Indonesia, Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan Self Learning Institute guna memperkuat kesadaran lingkungan bagi generasi penerus di Jawa Barat," ungkap Country Lead River Cleanup Indonesia, Egar Anugrah.

Seluruh rincian data nama sekolah, jumlah partisipan hingga dokumentasi aksi bersih-bersih sekolah se-Jawa Barat telah terarsip secara transparan dalam laporan resmi Disdik Jabar WCD 2026.***

Komentar (0)

Tulis Komentar Anda

Memuat komentar...