Berita Dinas Pendidikan Jawa Barat

Disdik Jabar Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran di SMAN 1 Pamanukan

Disdik Jabar Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran di SMAN 1 Pamanukan

Disdik Jabar Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran di SMAN 1 Pamanukan
SMAN 1 Pamanukan, Kab. Subang
Sep 08, 2026 08:54:05 Rury 416 Views

BANDUNG, DISDIK JABAR — Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) mengambil langkah tegas menyikapi dugaan kekerasan seksual terhadap peserta didik yang melibatkan salah satu guru di SMA Negeri 1 Pamanukan, Kabupaten Subang.

Melalui Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, yang bersangkutan telah dinonaktifkan dari jabatan sebagai wakil kepala sekolah serta dari penugasannya sebagai guru di SMA Negeri 1 Pamanukan.

Saat ini, yang bersangkutan berstatus bebas tugas dan menunggu penetapan status hukuman disiplin. Proses tersebut masih berjalan pada instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kadisdik Jabar, Purwanto menegaskan, perlindungan dan keselamatan peserta didik merupakan hal utama dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Kami memastikan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan ditangani secara serius sesuai ketentuan yang berlaku. Yang paling utama adalah memastikan peserta didik mendapatkan perlindungan, rasa aman, serta lingkungan belajar yang nyaman,” tegasnya, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, satuan pendidikan harus menjadi ruang yang aman bagi peserta didik untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan pendidikan tanpa adanya tindakan yang dapat mengganggu rasa aman dan kenyamanan mereka.

Dinas Pendidikan Jawa Barat juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam proses penanganan kasus tersebut.

“Proses penanganan harus dilakukan secara objektif, sesuai prosedur, dan tetap mengedepankan kepentingan serta perlindungan peserta didik,” terangnya.

Kadisdik pun mengimbau seluruh satuan pendidikan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan sekolah serta memastikan terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.***

Komentar (0)

Tulis Komentar Anda

Memuat komentar...